Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juni 2011

Visi Seorang Muslim

Oleh Kak farih

Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala gerak dan tindakan di masa datang. Oleh karena itu dalam merumuskan visi harus benar-benar memperhatikan berbagai hal. Salah satu yang paling penting dalam merumuskan visi ialah mengetahui siapa diri Anda sebenarnya?

Pengetahuan tentang diri akan kita ketahui sejauh mana potensi diri kita dan sejauh mana keterbatasan diri kita. Dengan mengetahui diri kita kita akan tahu tugas utama kita, tujuan hidup kita sebenarnya sehingga visi yang kita rumuskan tidak menyimpang pada tugas dan tujuan hidup kita.
Siapa sebenarnya diri kita?
"Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani)." Q 32:7-8


"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." Q 15:28

"Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur."Q 32:9

Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. Q 15:29

Selain itu manusia diberi potensi yaitu hati, akal, dan jasad. Inilah kelebihan manusia dibandung makhluq lainnya. Ketiga potensi ini dimiliki oleh semua manusia, hanya tidak semua manusia mampu mengoptimalkan ketiga potensi tersebut. Orang yang beriman semestinya mampu mengoptimalkan potensi itu karena merupakan perintah dan kewajiban bagi muslim.

Potensi akal dapat dikembangkan kepada ilmu pengetahuan dan teknologi sedangkan potensi hati dapat menjadikan hati lebih tenang dan tentram. Potensi jasad dapat dikembangkan kepada keperluan manusia seperti aspek kesehatan dan kesejahteraan. Kelebihan dan kemuliaan manusia ini disediakan untuk menjalankan amanah beribadah dan menjalankan fungsi khalifah di muka bumi. Peranan dan tugas yang dilakukan ini akan mendapatkan balasan yang sesuai.

Dengan memiliki hati maka manusia dapat membentuk kemauan/keputusan bersumber dari keyakinan (Q. 75:14, 17:36). Dengan hati manusia menjadi punya kehendak (Q. 18:29) dan dengan hati manusia bisa bebas memilih (Q.90:10). Dengan akal manusia mampu membentuk pengetahuan dan dengan jasad manusia dapat beramal (Q. 17:36, 67:10, 9:105).

Potensi yang diberikan kepada manusia akan berjalan dan tersalurkan dengan baik apabila mengikuti perintah Allah dan rasul-Nya. Segala potensi pada manusia diperuntukaan dan disediakan oleh Allah agar manusia dapat menjalankan ibadah dan melaksanakan fungsi khalifah.

Menjalankan ibadah adalah amanah dari Allah yang dapat membuat kita mendapatkan kedudukan mulia di sisi-Nya. Dengan ibadah kita menjadi kuat dan dapat menegakan keadilan dan kedamaian di dunia. Dengan ibadah pula kita akan mendapatkan kedudukan khalifah yang Allah sediakan kepada umat-Nya yang beribadah dan berdakwah.

Dengan potensi yang disebutkan di atas, manusia dikehendaki mampu menjalankan misi khalifah yang telah dimanahkan oleh Allah walaupun makhluk lain enggan menerima ibadah tersebut. Begitu pula dengan potensi yang dioptimalkannya maka manusia mampu menjalankan ibadahnya dengan baik. Mukmin yang baik ialah mukmin yang mampu menjalankan amanah yang diberikannya.

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat lalim dan amat bodoh, Q 33:72
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.Q 51:56

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". Q 2:31
Tentukan visi Anda
Pejamkan mata Anda, resapi tugas serta potensi Anda, kemudian bayangkan gambaran diri Anda dimasa depan yang sesuai dengan potensi Anda tersebut dan tujuan hidup Anda sebenarnya. Jika Anda sudah punya gambaran tersebut, itulah visi Anda.
Selamat belajar dan semoga sukses!
Salam bahagia dan luar biasa.........................!!!!!! kakfarih yessssssss!!!

Meraih Kesuksesan

Oleh Kak farih

Apa syarat yang paling penting dalam mencapai keberhasilan? Pertanyaan ini acap ada pada diri kita. Apalagi jika kita sering mengalami kegagalan. Hanya saja banyak orang sering salah mengartikan tentang arti keberhasilan itu sendiri. Keberhasilan selalu dikaitkan dengan keberhasilan-keberhasilan yang besar. Padahal kita tahu bahwa dalam mencapai keberhasilan besar, harus dimulai dari keberhasilan kecil.

Ketidakmengertian ini sering membuat kita frustasi. Seakan-akan kita ini hidup selalu dalam kegagalan. Tidak ada sikap optimis dalam diri kita. Sikap tidak optimis ini akan mengakibatkan kita pada keadaan yang menganggap bahwa keberhasilan itu bukan milik kita. Padahal kita harus yakin bahwa keberhasilan adalah hak setiap orang, termasuk diri kita. Kuncinya adalah bahwa keberhasilan itu harus diraih, bukan dinanti. Ia tidak akan datang dengan sendirinya. Ia akan datang pada orang yang telah siap untuk mendapatkan keberhasilan.

Kembali kepada keberhasilan kecil. Keberhasilan kecil yang dimaksud adalah keberhasilan-keberhasilan yang sering kita tidak sadar, bahwa sebenarnya kita telah melakukan sebuah keberhasilan. Sebagai contoh, jika kita berjanji pada seseorang untuk tepat waktu, dan kita dapat memenuhi janji itu. Maka kita sudah mendapatkan keberhasilan. Atau, jika kita hari ini berjanji untuk mengerjakan sebuah pekerjaan kantor hingga selesai. Maka kita sebenarnya sudah menjadi orang yang berhasil jika dapat melakukan itu.

Jadi, kita dapat mengukur keberhasilan yang kita capai setiap hari. Caranya adalah dengan membuat catatan tentang apa saja yang kita akan kerjakan dalam satu hari itu. Lalu kita bertekad untuk melaksanakan komitmen itu dan menyelesaikannya dengan baik. Maka kita dapat membayangkan hasilnya jika ini kita lakukan terus setiap hari, kita akan menjadi orang yang tepat waktu dan dapat mengerjakan sebuah pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Ini sebenarnya adalah sebuah keberhasilan besar, karena untuk mempertahankan sikap seperti ini memerlukan pengorbanan dan disiplin yang tinggi.

Dari keberhasilan kecil inilah nantinya akan lahir sebuah keberhasilan besar. Seperti halnya untuk menulis sebuah buku mulailah dari bab pertama. Untuk menulis bab pertama mulailah dengan alinia pertama. Untuk memulai alinia pertama mulai dengan kata pertama. Jadi, segala kerja besar pasti diawali dengan kerja yang lebih kecil. Dari kerja kecil inilah akan lahir sebuah kerja besar.

Hanya saja, masalahnya adalah tidak setiap orang mempunyai kemauan untuk mengerjakan pekerjaan yang kecil itu secara terus-menerus dan disiplin. Untuk mencapai keberhasilan itu ada beberapa syarat. Pertama, adanya niat yang kuat. Niat merupakan tekad mencapai sesuatu disertai dengan perbuatan. Di dalam mencapai sesuatu, niat merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan atau kesuksesan sesuatu yang sedang dikerjakan, karena manusia tanpa tekad dan sifat optimisme yang tinggi maka segala sesuatu yang ia capai tidak akan mempunyai manfaat apa-apa bahkan gagal, karena yang ada pada dirinya adalah rasa tidak yakin atau pesimis akan keberhasilan sesuatu yang ia kerjakan.

Sikap pesimis ini amat bertentangan dengan kaidah Islam. Karena manusia yang tidak mempunyai keyakinan untuk berhasil atas sesuatu yang dikerjakan, padahal Allah selalu mengkabulkan sesuatu sesuai dengan yang ia niatkan, maka ia sudah berburuk sangka terhadap Allah. Dalam hadis Qudsi, Allah berfirman, “Aku tergantung pada prasangka hambaku.” (Niat-sugesti) terhadap diriku dan Aku selalu bersamanya apabila ia selalu mengingatku”. Dalam hadis lain Nabi bersabda, Bahwa segala sesuatu perbuatan harus dilandaskan dengan niat dan perbuatan itu sesuai dengan apa yang diniatkan (HR.Bukhari Muslim). “Perbuatan seorang muslim yang dilandasi dengan niat lebih baik daripada perbuatan yang tanpa niat”.

Niat inilah yang menumbuhkan kekuatan dari diri manusia. Dalam Islam, niat itu selalu dihubungkan kepada Allah. Allah adalah sumber pemberi kekuatan manusia. Dengan demikian, karena Allah adalah sumber kekuatan, maka manusia yang lemah, itu selalu berdoa kepada-Nya. Jadi, syarat kedua untuk berhasil adalah dengan berdoa kepada-Nya.

Doa ini menjadikan manusia tidak sombong atas keberhasilannya, dan doa ini juga menumbuhkan sikap optimis. Karena dalam doa ini terkandung sebuah makna bahwa Allah selalu bersamanya. Allah Maha Kuasa sedangkan manusia makhluk yang sangat lemah yang selalu tergantung kepada-Nya.Sebagai makhluk Allah yang lemah, manusia sangatlah sombong jika tidak mau berdoa.

Allah sangatlah murka terhadap orang-orang yang sombong. Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaku pasti Aku perkenankan. Dan orang-orang yang sombong (tidak mau berdoa) kelak mereka akan masuk ke neraka Jahanam secara hina (QS.Al-mukmin:60). Dan apabila hamba-hambaku menanyakan kepadamu tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku memperkenankan permohonan (Doa) seseorang bila ia memohon kepada-Ku. Karena itu hendaklah ia mentaati segala perintahku dan beriman kepada-Ku semoga ia selalu dalam kebenaran. (QS.Al-Baqarah:186)

Tentu saja niat dan doa tidak cukup untuk mencapai keberhasilan. Di samping dua hal tadi, syarat yang ketiga untuk berhasil adalah dengan ikhtiar (berusaha). Berusaha merupakan syarat untuk tercapainya sesuatu, tanpa usaha tidak mungkin akan tercapai sesuatu karena qudrat (kehendak) Allah, yang baik atau yang buruk, yang telah ditentukan kepada manusia tergantung usaha manusia itu sendiri mau yang baik atau yang buruk dan kesungguhan mereka dalam berusaha. Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib sesuatu kaum kecuali mereka sendiri yang merubahnya. (QS. Ar-ra’d:11) Tidaklah sama antara orang-orang mukmin yang tidak turut berperang yang tidak ada halangan dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwa satu tingkat. (QS.An-nisa:95) Berdoa saja tanpa berusaha adalah berkhayal yang tidak ada ujung pangkalnya dan dilarang oleh ajaran Islam.

Tentu saja, dalam berusaha kita tidak dapat sekedar berusaha saja. Usaha adalah sebuah kerja untuk mencapai sesuatu hasil. Dalam kerja juga dibutuhkan keahlian dan pendidikan. Di sinilah dibutuhkan sebuah langkah awal bagaimana kita dapat meningkatkan kemampuan dan keahlian kita. Jadi belajar adalah tugas pertama kita sebelum melakukan pekerjaan.

Tentu saja, dalam belajar kita bisa berhasil dan tidak. Tapi yang jelas kita telah berusaha semaksimal mungkin. Kunci dalam berikhtiar ini adalah keikhlasan, yang merupakan syarat keempat keberhasilan. Ikhlas secara bahasa artinya jernih atau murni, dan secara istilah adalah beramal tanpa dicampuri oleh sesuatu yang lain semata karena mendekatkan diri kepada Allah. Ingatlah, bahwa ibadah yang setulus-tulusnya itu, harus ditujukan kepada Allah. Karena itu beribadahlah kepada Allah Swt dengan Ikhlas beragama untuk Dia semata. (QS.Az-zumar:2 dan 3). Dan tidaklah mereka diperintahkan sesuatu, melainkan untuk beribadah kepada Allah Swt dengan Ikhlas, patuh mengerjakan agama dan mendirikan shalat, mengeluarkan zakat. Itulah agama yang lurus. (QS. al-Bayyinah:5)

Tak mudah memang untuk beramal dengan ikhlas. Karena dalam hati manusia ada setan yang selalu menggoda manusia yang lengah ketika sedang berbuat baik dan mengotori hatinya dengan riya (beramal tidak karena Allah atau karena sesuatu yang lain) atau kemewahan dunia. Sehingga untuk mencapai ikhlas ini, kita memohon kepada Allah dijauhkan dari sifat riya dan menjauhkan hati kita dari unsur-unsur yang selain Allah. Iblis berkata: Ya Tuhanku karena engkau telah mentakdirkan aku makhluk sesat, maka aku akan menggoda (anak-cucu Adam ) dengan keindahan dunia dan akan aku bawa mereka ke jalan yang sesat semuanya .Kecuali hamba-hambaMu yang ikhlas di antara mereka (QS. al-Hijr:39-40)

Ikhlas inilah senjata manusia dalam meniti sukses melawan godaan Iblis. Di dalam hati manusia inilah terletak pertarungan antara keikhlasan dan keriyaan, sehingga sulit dideteksi dari luar. Oleh karena itu, tak seorangpun yang tahu apakah ibadah seseorang itu ikhlas. Apakah sumbangan yang diberikan orang itu ikhlas atau tidak. Apakah ucapan-ucapan yang baik ketika berbicara dengan orang lain, itu ikhlas atau tidak. Semua itu hanya Allah dan orang itu saja yang dapat mengetahui, apakah ia ikhlas atau tidak. Dalam hal ini, Allah tidak menerima amal hambanya yang tidak ikhlas.

Dengan demikian, setidaknya ada empat hal untuk kita mencapai keberhasilan. Yakni; niat yang kuat, berdoa, berusaha dan keikhlasan. Jika kita dapat melakukan empat hal ini dengan benar, maka cahaya keberhasilan itu akan bersinar. Maka manusia yang demikian, akan menapaki hidupnya dengan sejuta harapan.
Selamat belajar dan semoga sukses!
Salam bahagia dan luar biasa.........................!!!!!! kakfarih yessssssss!!!

Jumat, 24 Juni 2011

Anda yang Menentukan


Oleh Kak farih

Diantara lulusan perguruan tinggi, ada yang berhasil ada juga yang gagal. Diantara lulusan SMU, ada yang berhasil, ada juga yang gagal. Diantara lulusan SMP, ada yang berhasil, ada juga yang gagal. Dan diantara lulusan SD, ada yang berhasil, ada juga yang gagal. Bahkan diantara yang tidak sekolah, ada yang berhasil, ada juga yang gagal.

Sekolah, memang sangat membantu dalam karir, tetapi bukan yang utama. Fakta menunjukkan fenomena seperti yang baru saja saya tulis. Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa sekolah itu tidak penting, tetapi sekolah bukan segala-segalanya, apapun pendidikan Anda, Anda bisa sukses!

Sebagian orang ada yang menyalahkan bahwa kegagalannya karena kondisi ekonomi Indonesia yang sedang terpuruk. Birokrasi yang sulit dan "mahal" juga menjadi penghambat keberhasilan. Belum nepotisme dan korupsi yang hanya menguntungkan sebagian pihak. Namun, meskipun kondisi seperti ini, tetap saja ada, bahkan banyak, orang yang berhasil. Jadi bukan kondisi yang menentukan keberhasilan Anda!

Anda pernah mendengar suatu perusahaan bangkrut? Jika Anda memperhatikan, ternyata perusahaan yang bangkrut bukan hanya karena modal yang kecil pada saat memulainya. Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda!

Lalu siapa yang menentukan keberhasilan Anda? Yah, Anda sendiri, atas ijin Allah SWT. Allah SWT berfirman,

"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
(QS Ar Ra'd: 11)
Selamat belajar dan semoga sukses!
Salam bahagia dan luar biasa.........................!!!!!! kakfarih yessssssss!!!

Kamis, 23 Juni 2011

Rumuskanlah Visi Anda

Oleh Kak farih

Bagaimana cara merumuskan visi Anda?

Pertama pahami diri Anda
• Kenapa kita diciptakan didunia ini?
• Apa perintah yang diberikan oleh Pencipta kepada kita
Yang akan dibicarakan disini ialah mengenai visi jangka pendek yaitu visi kita di dunia. Untuk visi kita di akhirat saya yakin tidak perlu lagi dibicarakan, Saya dan Anda akan sama, yaitu bisa berjumpa dengan sang Kekasih, Allah SWT.

Visi kita didunia jelas tidak boleh menghalangi untuk meraih visi kita di akhirat. Malah visi kita didunia harus menjadi jembatan untuk mencapai visi kita diakhirat. Hanya satu jawaban untuk mencapai visi akhirat, yaitu menjalankan semua perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Inilah sebanarnya visi kita yang seharusnya, menjadi ahli ibadah, menjadi kekasih Allah, dan menjadi pembela agama Allah.

Seperti dibahas pada edisi lalu bahwa kita semua memiliki potensi yang diberikan Allah kepada kita, tetapi potensi yang diberikan kepada kita berbeda-beda satu sama lain. Selain itu bidang garapan yang bisa kita lakukan agar menjadi kekasih Allah sungguh bermacam-macam. Kita tidak mungkin bisa menguasai segala aspek khidupan untuk meninggikan agama Allah, oleh karena itu fokuskanlah pada sauatu bidang yang sesuai dengan potensi yang Anda miliki.

Tetapi jangan lupa, pembagian ini bukan berarti Anda melepas yang utama. Jangan sampai karena merasa Anda sudah berjuang di satu bidang tetapi melupakan hal-hal pokok seperti ibadah-ibadah utama. Dengan alasan berjihad ekonomi jangan sampai lupa meninggalkan shalat berjamaah, bahkan shalat sendiripun tidak.

Kembali kepada perumusan Visi, coba Anda renungkan, kembali kemasa lalu, bagaimana posisi dan kondisi Anda saat ini, gunakan imajinasi Anda…… seolah-olah Anda mempunyai mesin waktu yang bisa melihat diri Anda dimasa depan.

Apa yang Anda lihat tentang diri Anda di masa depan?
Sudahkah itu kondisi yang paling baik?
Jika menurut Anda belum yang terbaik, coba tingkatkan imajinasi Anda, lihat benar-benar diri Anda dimasa depan, bayangkan diri Anda yang sangat ideal sebagai seorang muslim. Bayangkan…. Bayangkan Anda menjadi seorang muslim terbaik yang ideal.

Jika hal ini kurang membantu, coba Anda baca buku-buku biografi tokoh yang sudah terkenal sukses. Tentu saja yang terutama ialah Biografi Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan tabi'in sebagai dasar yang harus Anda lihat. Untuk lebih sesuai dengan kondisi saat ini, baca pula para tokoh muslim modern, yang sudah jelas-jelas sukses, menjadi seorang muslim yang unggul.

Dari setiap tokoh yang Anda baca biografinya pilih satu atau beberapa keunggulan yang dimiliki tokoh tersebut yang ingin Anda miliki juga, cari ditokoh yang lain, kemudian kumpulkan keunggulan-kunggulan tersebut. Bisakah Anda memiliki keunggulan tersebut? Tentu saja harus melihat kondisi dan posisi Anda saat ini. Jangan terlalu rendah jangan juga terlalu tinggi. Jangan rendah tetapi tinggi boleh. Jika Anda sudah membayangkan diri Anda dimasa depan dengan memiliki keunggulan-keunggulan seperti Anda kumpulkan tadi, gambaran itulah visi Anda. Tulis sekarang juga jangan sampai hilang. Simpan ditempat yang aman dan rapi yang mudah Anda cari setiap saat.

Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Selamat belajar dan semoga sukses!
Salam bahagia dan luar biasa.........................!!!!!! kakfarih yessssssss!!!

Keys to Self-Motivation

Regardless of where you are in life in terms of age, career, goal planning, or finance, everyone needs a few self motivation tips in order to succeed. Motivation is sorely lacking in today’s society. It can be used by anyone who wants to move in a more positive and productive life direction. All people can use self motivation tips, whether they consider themselves successes, failures, or somewhere on the path in between the two extremes. Here are seven very practical, easy-to-follow and helpful self motivation tips and techniques you can use in your own life to get back on track and start to achieve ultimate victory in life.

1. Identify your goals
Figure out your most pressing and specific goals. Some people have a vague or general idea of what their goals are, but it is imperative to your success that you get as specific as possible at this stage in the game. If you are not sure how to get specific, simply think of exactly what you want to achieve in the next year. Some people plan ahead five or ten years in advance, but this may seem too far reaching. Start with the present and plan only one year out for now. In addition to being specific about your goals, make sure they are attainable. This does not mean that you can not try to “stretch”, but try to avoid major disappointment by being realistic with yourself and your timetable.

2. Create Realistic Timelines
Once you have determined what your goals are, write them down in a notebook or type them onto a document in your computer. The next logical step is to create deadlines. Even if they are not exact, it gives you a rough timeframe and helps you keep your eye on the prize. For example, if you finish writing twenty pages by the end of the month, you will be that much closer to finishing another chapter of your book. When your goals are written down with time frames you can hold yourself accountable and the goals become more than just ideas floating around in your mind. Consider posting them on your calendar, refrigerator, or mirror and do not be afraid to ask others in your home or social circle for their support. Who knows, they may even some good self motivation tips to share with you.

3. Make a Plan
Now that you have your goals clearly stated and timelines appointed, there must be a plan of action for how you will get it all done. You will need strategies that are manageable and realistic, and it may be a good idea to buy a daily or weekly planner, or use a program on your computer. Some planners even contain self motivation tips inside that encourage readers to stay organized. It is best to visually see your plan and know what is expected of you each day in order to reach a weekly goal. A good plan will save you time, keep you on track and focused, and keep you motivated.

4. Overcome Procrastination
Many people have a hard time with motivation and following self motivation tips simply because of their bad habit of procrastination. In order to get rid of procrastination, you need to identify what is causing you to procrastinate in the first place, and then work hard to eliminate those factors from your life. Are you interested in the work you are doing? Is there anyone who can help clarify directions better? Before beginning any project, break it into steps as you read above. This will allow you to knock off smaller items from the list and feel that you have accomplished something. A major cause of procrastination is usually just feeling overwhelmed, which keeps you from beginning.

5. Accept Obstacles
On the road to completing your goals, you will undoubtedly come across obstacles
One of the best self motivation tips is to not only expect and prepare for obstacles, but to welcome them. If you do this, you will face less temptation to give up when the difficulties arise and will feel more accomplished when you get past them. Though challenges can cause people to lose motivation and quit, if you learn to see them as your teacher, the obstacles will begin to work for you rather than against you.

6. Positive Attitude
We all may have heard that a positive attitude goes a long way, but when it comes time to stay the course in the face of procrastination and obstacles, the attitude you keep can make or break you. If you are continually demonstrating negative or pessimistic attitudes, even if you think it is a way to remain realistic, you will drain yourself of energy, which could potentially lead to losing motivation and giving up. Instead practice positive thinking and maintaining the kind of attitude that you know successful people need to succeed. Envision yourself reaching goals, even if they are only for the end of the day. As Henry Ford once said, “If you think you can or think you can not—you are probably right.” A positive attitude almost always breeds positive results, but a negative attitude will do just the opposite.



7. Enjoy yourself
Finally, enjoy yourself. While this tip may seem more common sense than other self motivation tips, it is essential. If you are not enjoying yourself at all, you will quickly lose motivation, slack off, stop caring about your goals, and ultimately abandon your journey toward success. If you are not enjoying yourself, it does not mean you need to switch goals. Perhaps you need to look for the fun in your tasks, think of what new skills you can learn in the process of completing your task, and in general, just relax a little. With all of your hard work towards reaching your goals, it is important to stop and smell the roses along the way.

Manajement Waktu untuk Pelajar

Siklus Manajemen Waktu

Salah satu sistem manajemen waktu yang bisa dipilih oleh mahasiswa adalah menggunakan sistem siklus pada setiap tahun ajaran atau setiap semester. Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai manajeman waktu. Umumnya sistem ini dimulai dengan menetapkan tujuan (goal setting) untuk mengukuhkan konteks bagi manajemen waktu. Berikutnya adalah menelusuri penggunaan waktu dan membangun kesadaran tentang bagaimana anda akan menghabiskan waktu. Tahap ketiga adalah membuat rencana, dan ini termasuk membuat to do list, rencana mingguan, rencana bulanan, dan rencana semesteran. Tahap keempat adalah memantau (self monitoring) apa yang telah dikerjakan. Pada tahap ini anda menilai seberapa baik anda menjalankan rencana, seberapa akurat anda membuat rencana, seberapa tepat anda menduga kegiatan-kegiatan yang dilakukan, dan sebagainya. Tahap akhir dari siklus manajemen waktu ini adalah pergeseran dan penyesuaian waktu dimana anda melakukan koreksi terhadap sistem yang berjalan sebelum memulai siklus yang baru.

Kuis Manajemen Waktu
Sebelum memulai melakukan manajemen waktu, ada baiknya anda evaluasi terlebih dahulu apa yang telah anda lakukan selama ini dengan menjawab pertanyaan berikut: Pertama, lima kegiatan/aktivitas apa yang paling banyak menyita waktu anda (menonton tv, main PS, jalan-jalan ke mall, belajar, tidur, ngobrol, atau apa?). Kedua, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
• Apakah anda mengestimasi berapa jam anda membutuhkan waktu untuk belajar setiap minggu?
• Apakah anda selalu tepat waktu dalam mengerjakan tugas?
• Apakah anda mulai mengerjakan tugas akhir/penulisan ilmiah pada awal semester?
• Apakah anda membuat daftar apa yang harus dikerjakan (to do list)?
• Apakah anda menentukan target tertentu untuk setiap periode studi?
• Apakah anda memulai belajar dengan mengerjakan tugas/pr yang paling sulit?
• Apakah anda menyelesaikan belajar anda selama jam produktif setiap harinya?
Kalau jawaban anda pada kuis di atas lebih banyak “Tidak” dari pada “Ya”, maka sudah saatnya anda melakukan manajemen waktu yang baru.

Langkah untuk Meningkatkan Manajemen Waktu
Di awal tulisan telah disebutkan bahwa, mula-mula anda harus menetapkan tujuan. Apakah anda punya target yang ingin anda capai pada semester sekarang? Jika anda sudah yakin dengan tujuan dan target yang ingin anda raih pada semester ini, maka anda sudah bisa memulai membuat jadwal semester.
1. Membuat Jadwal Semester
a. Catat tugas mata kuliah yang telah diketahui: paper, proyek penelitian, kuis, dan sejenisnya. Mencatat tugas pada setiap awal semester membuat anda mengetahui kapan anda membutuhkan waktu lebih banyak untuk kegiatan akademik dan kapan anda punya waktu lebih longgar untuk aktivitas lainnya
b. Catat aktivitas ko-kurikuler termasuk hari kerja (jika bekerja), pertemuan atau rapat organisasi, aktivitas sosial, jadwal keluar kota (pulang kampung di akhir pekan atau liburan), dan sejenisnya. Mencatat aktivitas ko-kurikuler memungkinkan anda mendapat gambaran yang lebih akurat tentang seberapa penuh atau seberapa luang jadwal anda selama satu semester. Aktivitas non akademik ini penting untuk menciptakan keseimbangan pada jadwal anda
Penting untuk diingat bahwa setelah anda mempunyai jadwal kegiatan semesteran ini, anda perlu memperbaharui jadwal semester ini secara berkala. Perubahan tenggat waktu pengumpulan tugas, misalnya, atau tugas matakuliah yang baru dan aktivitas lain yang perlu direncanakan, menyebabkan jadwal harus dikoreksi dan diperbaharui. Mempunyai jadwal semester yang akurat penting untuk tahap berikutnya dari proses ini, yaitu merencanakan beban kerja mingguan.
2. Menilai dan Merencanakan Jadwal Mingguan
a. Buat daftar apa yang harus dikerjakan dalam minggu depan, termasuk tugas kuliah, praktikum, kuis. Buatlah daftar ini inklusif, karena segala sesuatu membutuhkan waktu, apakah itu membaca satu bab, mengerjakan soal latihan, atau menulis outline untuk makalah penelitian
b. Masukkan dalam daftar apa yang harus dikerjakan minggu itu: aktivitas ko-kurikuler, jam kerja, olah raga, makan, dan kumpul dengan teman. Aktivitas sehari-hari dan aktivitas ko-kurikuler penting dan menciptakan keseimbangan hidup, walaupun itu berarti mengambil waktu belajar. Mempersiapkan makan dan mandi, misalnya, atau menghadiri rapat organisasi bisa menghabiskan waktu sebanyak waktu untuk membaca satu bab buku ajar
c. Estimasikan berapa lama setiap tugas dapat diselesaikan. Setiap aktivitas membutuhkan waktu yang berbeda, sehingga penting sekali untuk mengestimasikan berapa lama setiap tugas dapat diselesaikan dan menyediakan waktu untuk tugas tersebut. Bila anda tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, lebih baik mengestimasikan waktu secara konservatif. Jika anda dapat menyelesaikan waktu 30 menit lebih cepat dari yang anda perhitungkan, anda dapat menggunakan waktu sisanya untuk mengerjakan apapun yang anda suka, tetapi jika anda tidak dapat menyelesaikan dalam waktu yang telah direncanakan maka anda harus mengambil waktu dari kegiatan lain untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan.
d. Identifikasi pada hari apa setiap tugas akan diselesaikan, selalu ingat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas itu dan hal-hal lain yang juga harus dikerjakan pada hari itu. Dengan melihat jadwal minggu itu dan menyadari apa saja yang harus dikerjakan setiap harinya, tenggat tidak akan terlewati. Anda dapat membuat penyesuaian pada minggu tersebut, misalnya, jika anda melihat ada tugas yang membutuhkan waktu 6 jam untuk menyelesaikannya padahal hanya ada waktu tiga jam sebelum tenggat.
Membuat jadwal minggu berikutnya setiap jumat petang atau jumat malam adalah suatu kebiasaan yang baik. Karena jika minggu berikutnya jadwal sangat padat, maka akan sangat membantu jika menyelesaikan sebagian tugas pada akhir pekan itu agar tekanan pada minggu yang akan datang berkurang.
3. Jadwal Setiap Hari
a. Tulis jadwal harian pada setiap pagi. Termasuk tugas-tugas yang belum selesai dari hari sebelumnya. Pembuatan jadwal harian ini hanya membutuhkan beberapa menit saja karena anda sudah mempunyai jadwal mingguan sebagai pedoman. Gunakan kartu indeks atau buku kecil atau notes untuk mencatat jadwal harian ini agar anda dapat membawanya kemana-mana dan memeriksanya setiap saat untuk menandai tugas mana saja yang sudah diselesaikan.
b. Berikan skala prioritas untuk setiap tugas harian yang telah ditulis. Beberapa aktivitas harus dikerjakan hari itu dan sebagian lagi mungkin merupakan opsional untuk diselesaikan hari itu. Anda dapat menggunakan sistem A,B, C untuk memberi prioritas pada setiap tugas. A diberikan pada tugas yang harus diselesaikan pada hari itu dan C adalah opsional, sedangkan B penting tetapi tidak sepenting A. Cobalah untuk menyelesaikan semua tugas A sebelum mulai mengerjakan tugas B, dan akhirnya yang C. Cara ini dapat mengurangi tingkat stress karena beban tugas yang cukup banyak.
4. Evaluasi Setiap Jadwal
a. Evaluasi jadwal setiap pagi. Tanyakan pada diri sendiri apakah jadwal hari itu cukup realistis. Tuliskan berapa jam setiap tugas akan diselesaikan. Jika dirasa tidak mungkin diselesaikan, buang beberapa tugas dengan prioritas B dan C dari jadwal
b. Evaluasi jadwal setiap malam. Apakah semua tugas dalam daftar telah diselesaikan? Jika tidak, mengapa? Apakah karena jadwalnya tidak realistis atau manajemen waktunya yang tidak efektif? Apa penyesuaian yang bisa dilakukan agar di lain waktu anda dapat membuat jadwal yang lebih baik?

Mengupayakan agar Manajemen Waktu Berjalan dengan Baik
Menurut sistem kredit semester (SKS) mahasiswa belajar setidaknya dua jam di luar kelas untuk setiap jam belajar di kelas (ada universitas yang merekomendasikan lebih dari dua jam!). Jika seorang mahasiswa mengambil 18 SKS, yang berarti kuliah di kelas 18 jam per minggu, maka mahasiswa tersebut harus belajar sedikitnya 36 jam per minggu di luar kelas secara mandiri. Jadi mahasiswa tersebut harus merencanakan total jam belajar di kelas dan di luar kelas sebanyak 54 jam per minggu.
Pada awal tulisan, anda sudah mengidentifikasi lima kegiatan yang paling banyak menyita waktu anda. Nah, apakah anda siap untuk mengurangi atau mengganti aktivitas yang anda rasa dapat menggagalkan target belajar anda?

Berikut adalah beberapa strategi yang mungkin membantu membuat jadwal Anda menjadi efektif dan efesien.

1. Identifikasi waktu terbaik pada setiap harinya.
Apakah Anda termasuk seorang “night person” atau “morning person”? Gunakan kekuatan waktu tersebut untuk belajar. Belajar pada waktu terbaik setiap harinya - apakah itu pagi (jika anda seorang “morning person”) atau malam hari (jika anda seorang “night person”) - memungkinkan anda menyelesaikan tugas dalam waktu yang lebih singkat.

2. Belajar subyek yang sulit atau membosankan lebih dulu.
Dalam keadaan segar, informasi dapat diproses lebih cepat dan anda jadi lebih menghemat waktu. Alasan lainnya adalah lebih mudah mendapatkan motivasi untuk mempelajari sesuatu yang menyenangkan pada saat lelah daripada mempelajari subyek yang membosankan.

3. Pastikan bahwa lingkungan sekitar kondusif untuk belajar.
Perpustakaan adalah tempat yang baik untuk belajar karena satu-satunya yang bisa dilakukan di perpustakaan adalah belajar. Tetapi jika perpustakaan tidak memungkinkan untuk belajar (karena jam operasi yang terbatas, misalnya), carilah tempat (dan waktu) yang memang benar-benar jauh dari gangguan.

4. Jangan tinggalkan rekreasi dan hiburan.
Kuliah di perguruan tinggi tidak berarti anda harus belajar sepanjang waktu. Anda harus tetap mempunyai kehidupan sosial demi keseimbangan hidup anda. Jadi, tidak ada salahnya anda menjadwalkan berkunjung dan mengobrol dengan teman atau mengerjakan hobi anda yang lain.

5. Usahakan anda punya waktu tidur dan makan yang cukup dan berkualitas.
Tidur seringkali dianggap sebagai “bank” dalam manajemen waktu. Maksudnya, setiap kali anda mendapat tugas yang membutuhkan waktu cukup banyak, anda akan “mengambil” waktu tidur anda untuk mengerjakan tugas. Hal ini jelas tidak efektif karena anda pasti akan memerlukan waktu yang lebih banyak lagi untuk mengerjakan tugas karena tubuh anda kelelahan sehingga kurang konsentrasi. Jadi kebutuhan tidur anda haruslah tetap diperhatikan.

6. Manfaatkan waktu menunggu atau kombinasikan dua kegiatan.
Jika anda menggunakan transpotasi umum untuk pergi dan pulang dari kampus anda seringkali harus menunggu beberapa menit bahkan beberapa jam di halte atau peron. Mengapa tidak manfaatkan waktu menunggu tersebut untuk membaca? Bawalah catatan atau ringkasan kuliah kemana pun anda pergi dan baca setiap ada kesempatan meskipun hanya satu paragraf.
Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, mobil misalnya, jangan membaca sambil mengemudi karena sangat berbahaya. Tapi tidak berarti tidak bisa belajar selama perjalanan. Dengarkan saja rekaman belajar anda sendiri dari kaset.

Nah, anda sekarang sudah mempunyai manajemen waktu anda sendiri.
Selamat belajar dan semoga sukses!
salam bahagia dan luar biasa

TIPS Melangkah Menjadi Orang SUKSES

Pingin Melangkah Menjadi Orang Sukses, Maka Hidarilah 10 KESALAHPAHAMAN TENTANG SUKSES

Kesalahpahaman 1--
Beberapa orang tidak bisa sukses
karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.
Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.
Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian
melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman 2--
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan
kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka
tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3--
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam
(70, 80, 90...) seminggu.
Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya
anda bekerja.
Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang
benar.

Kesalahpahaman 4--
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan
aturan.
Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap
situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita
memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah
yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5--
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat
vakum.
Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang
lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya
ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6--
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan.
Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan,
pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman 7--
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak
keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan
kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8--
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak
orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan.
Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah
sukses.

Kesalahpahaman 9--
Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih
tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan
keberhasilan, maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

Kesalahpahaman 10--
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan.
Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda
alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda
raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.

Rabu, 22 Juni 2011

Berpikir dan Berjiwa Besar

Tahukan Anda keberhasilan adalah ditentukan dari besarnya cara berpikir seseorang. Jika kita percaya akan berhasil maka pasti kita akan berhasil. Begitu juga sebaliknya jika kita ragu tidak akan berhasil dan takut gagal maka kegagalan yang datang kepada kita. Kita tidak akan dapat memindahkan gunung jika Anda hanya "mengangankannya" saja, masih perlu kepercayaan yang kuat untuk melakukannya.

Salah satu cara terbaik untuk memperoleh keberhasilan dan kesuksesan adalah dengan berpikir akan sukses (Successibility Thinking). Segala bentuk keraguan, kesangsian, ketakutan, was-was itu pasti akan sejalan dengan kegagalan. Kepercayaan yang kuat adalah kekuatan positif, sedangkan keraguan adalah kekuatan negatif. Anda pasti akan sukses jika selalu memelihara kekuatan positif yang ada pada diri kita.


Kepercayaan diri sangat erat kaitannya dengan rasa berharga dalam diri manusia. Setiap orang merupakan produk dari pikirannya. Maka percayalah akan hal-hal yang BESAR. Yakinkan dalam diri kita, serangan-serangan untuk sukses dengan kepercayaan diri yang jujur dan tulus bahwa kita dapat berhasil dan sukses. Percayalah pada kebesaran dan tumbuhlah pada kebesaran.


Untuk mendapatkan kekuatan dalam mencapai kepercayaan pada diri sendiri yaitu :

1. Berpikir sukses (Successibility Thinking), jangan sekalipun berpikir gagal.
2. Selalu dan selalu ingatkan pada diri kita dengan teratur dan berkala bahwa "Kita lebih baik dari yang kita kira". Orang sukses adalah orang yang telah terbiasa mengembangkan kepercayaan diri sendiri dan apa yang telah mereka kerjakan. Jangan pernah mengakui keraguan yang keluar dari diri kita atau memberi kesan kepada orang lain bahwa kita bukan orang kelas satu.
3. Besarkan kepercayaan kita. Besar kecilnya kepercayaan juga tergantung pada besar kecilnya kepercayaan kita.
4. Ikhlas keras. Serahkan semuanya pada yang akan memberikan kesuksesan, yakinlah bahwa kita pasti diberikan kesuksesan oleh-Nya.

Semoga Bermanfaat

Tempuh Jalan Menuju Kebahagiaan

(Nasehat dari Samahatul Imam Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah)

Perhatikanlah -wahai saudaraku- bimbingan ini! Takutlah engkau akan ringannya timbangan amalanmu! Takutlah engkau akan diberikannya catatan amalan engkau dari arah kiri, karena sesungguhnya itu semua adalah musibah yang besar, maka bersemangatlah engkau untuk menjalani sebab-sebab (amalan) yang bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberhasilan, yang bisa memberatkan timbangan amalanmu, dan diberikannya catatan amalanmu dari arah kanan, sehingga engkau menjadi orang yang sukses dan berhasil.

Kehidupan dunia ini adalah tempat untuk mengkoreksi diri, maka koreksilah diri engkau, lihatlah senantiasa amalan-amalan engkau siang dan malam sampai engkau meninggal, jika seandainya engkau adalah orang yang terus istiqamah, maka panjatkanlah puji kepada Allah dan bersyukurlah kepada-Nya, bersabarlah dan kuatkanlah kesabaranmu, mohonlah taufiq dan tsabat kepada Rabb engkau. Adapun jika engkau telah mengurangi dan menghilangkan sebagian amalan ketaatan engkau, maka koreksilah diri engkau, bertaubatlah kepada Allah dan istiqamahlah di atasnya, kembalilah kepada amalan-amalan kebajikan yang dulu engkau menyepelekannya, beristiqamahlah untuk menjalankan perintah-perintah Allah, jauhilah larangan-larangan-Nya dengan bersumber dari niatan yang jujur, keikhlasan kepada Allah, dan dengan mengharap keutamaan yang ada di sisi Allah, serta sikap yang jujur.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur.” (At-Taubah: 119)

Maka kejujuran itu adalah suatu keharusan.

فَلَوْ صَدَقُوا اللهَ لَكَانَ خَيْراً لَهُمْ.

“Jikalau mereka jujur (imannya) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (Muhammad: 21)

Dan Allah subhanahu wata’ala juga berfirman di akhir surat Al-Ma’idah:

هَذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ.

“Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang jujur kejujuran mereka, bagi mereka surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Allah ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar.” (Al-Ma’idah: 119)

Inilah keadaan orang-orang yang jujur, orang-orang yang jujur kepada Allah dalam menunaikan kewajiban yang dibebankan kepadanya dan meninggalkan sesuatu yang dilarang oleh-Nya, jujur dalam kesungguhannya untuk berbuat kebajikan dan bersegeranya dalam mengerjakan kebajikan tersebut, jujur dalam beramar ma’ruf nahi munkar, saling menasehati dalam kebenaran dan menjalankan nasihat Lillah (dengan cara menunaikan hak-hak Allah ‘azza wajalla, pent) dan menjalankan nasihat bagi hamba-hamba Allah (dengan cara menunjukkan kepada mereka jalan-jalan kebaikan, pent).

Barangsiapa yang bersungguh-sungguh untuk berjihad melawan hawa nafsunya, dia akan mendapatkan kesudahan yang baik, akhir yang terpuji, serta keberuntungan di dunia dan di akhirat. Dan barangsiapa yang telah menyia-nyiakan dan tidak mempedulikannya, maka dia akan menyesal di kemudian hari.

Maka wajib bagi engkau untuk selalu mengingat dan mengkoreksi diri setiap malam dan siang: Apa saja yang telah engkau perbuat!? Apa saja kekurangan engkau!? Sehingga engkau mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibanmu.

Berhati-hatilah dari teman bergaul yang jelek yang bisa menjauhkan engkau dari kebaikan dan membantu engkau untuk berbuat kejelekan. Wajib bagi engkau untuk bergaul dengan orang-orang baik yang jika engkau ingat, mereka akan membantumu, dan jika engkau lupa mereka akan mengingatkanmu dengan kebaikan dan bersungguh-sungguh di dalamnya bersamamu, mereka akan menabahkan hati engkau, membantu, dan memberi semangat kepada engkau untuk selalu berbuat baik.

Wajib bagi engkau untuk berteman dengan orang-orang yang baik, karena seseorang itu dinilai dari agama teman duduknya dan teman karibnya, maka bersemangatlah untuk berteman dengan orang-orang baik yang akan membantu engkau dalam kebaikan dan mengingatkan engkau jika lupa, serta akan memberikan semangat jika engkau malas.

Wajib bagi engkau untuk berteman dengan orang-orang baik, berhati-hatilah dari bergaul dengan orang-orang jelek yang akan menjauhkan engkau dari kebaikan dan menyeret engkau kepada kejelekan. Berhati-hatilah dari berteman dengan mereka.

Seorang mukmin itu sesuai dengan keadaannya, jika dia memberikan nasehat lillah (untuk menunaikan hak-hak Allah) dan li’ibadihi (menunjukkan jalan-jalan kebaikan kepada hamba-hamba Allah), serta berteman dengan orang-orang yang baik, maka dia akan bahagia dengan kebahagiaan yang sangat, dan jika dia menyepelekannya dan bahkan membuang itu semua, maka dia menyesal dengan penyesalan yang sangat. Dan engkau -wahai hamba Allah-, berakhlaklah dengan akhlak mukminin dan senantiasalah engkau untuk berakhlak demikian.

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللهُ إِنَّ اللهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ.

“Dan adalah orang-orang yang beriman baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan sebagian mereka adalah pelindung bagi sebagian yang lain, mereka memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar dan menegakkan shalat dan menunaikan zakat, dan menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan mendapatkan rahmat dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (At-Taubah: 71)

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى ، قيل : يا رسول الله ! من يأبى !؟ قال : من أطاعني دخل الجنة ، ومن عصاني فقد أبى.

“Seluruh ummatku akan masuk al-jannah kecuali orang-orang yang enggan. Maka dikatakan kepada beliau: Wahai Rasulullah siapa orang-orang yang enggan itu? Beliau bersabda: Barangsiapa yang taat kepadaku, maka dia akan masuk al-jannah dan barangsiapa yang bermaksiat kepadaku, maka sungguh dia telah enggan.”

Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dia akan masuk al-jannah dan sukses meraih kebahagiaan. Dan barangsiapa yang bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya maka sungguh dia telah enggan (untuk masuk al-jannah) dan menyebabkan kemurkaan Allah dan adzab-Nya.

Maka yang wajib adalah berhati-hati dan bersungguh-sungguh berjihad melawan hawa nafsunya. Allah ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ.

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan kepada Kami, maka sungguh-sungguh akan Kami tunjukkan jalan-jalan kami. Dan sesungguhnya Allah bersama-sama orang yang berbuat baik.” (Al-’Ankabut: 69).

Dan Allah subhanahu wata’ala juga berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ.

“Dan benar-benar Kami akan menguji kalian sampai Kami tahu siapa yang benar-benar berjihad dan sabar di antara kalian dan akan Kami kabarkan keadaan kalian.” (Muhammad: 31).

Maka sudah seharusnya seseorang itu untuk selalu bersungguh-sungguh dan bersabar. Allah ta’ala berfirman:

وَمَنْ جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ.

“Barangsiapa bersungguh-sungguh maka sesungguhya dia telah bersungguh-sungguh untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan sesuatupun dari alam semesta ini.” (Al-’Ankabut: 6).

Bersungguh-sungguhlah untuk berjihad melawan hawa nafsu engkau sendiri, semoga engkau mendapatkan keberuntungan. Posisi engkau dalam keadaan terancam bahaya karena dunia ini adalah negeri (tempat) yang membahayakan, negeri penuh dengan tipuan dan fitnah.

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا مَتَاعُ الْغُرُورِ.

“Dan tidaklah dunia itu kecuali hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ.

“Sesungguhnya harta dan anak-anakmu adalah ujian bagimu.” (At-Taghabun: 15).

Sesungguhnya engkau berada di negeri (tempat) yang menipu, penuh dengan fitnah (ujian), syahwat, negeri yang mengajak manusia untuk mengerjakan sesuatu yang diharamkan oleh Allah ‘azza wajalla, maka wajib bagi engkau untuk berhati-hati selama engkau masih hidup di dunia ini, bersungguh-sungguhlah untuk berjihad melawan hawa nafsu engkau, bersabarlah dalam menjalankan ketaatan kepada Rabb engkau, jauhilah segala bentuk maksiat kepada-Nya, tetaplah bersama dengan orang-orang yang baik dan jauhilah teman bergaul yang jelek. Inilah jalan menuju kebahagiaan, jalan menuju keberhasilan, jalan menuju kebaikan. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من يرد الله به خيرًا يفقهه في الدين.

“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan bagi seseorang, maka Allah akan memberikan kepahaman dalam agama kepadanya.”

Maka wajib bagi engkau untuk mempelajari ilmu syar’i serta berupaya untuk memahami dan berilmu tentang agama ini.

Muhadharah Asy-Syaikh dengan judul “Asbabu Ats-Tsabat Amamal Fitan”

Minggu, 12 Juni 2011

Kalimat Penuh Makna

Bila aku harus mengulangi hidup ini, aku akan membuat kesalahan-kesalahan
yang sama, tetapi akan aku pastikan bahwa aku menemukan
kesalahan-kesalahan itu jauh lebih awal.
Sehingga, keberhasilan akan datang lebih awal menjemput dan meng-elukan-ku. Aku tidak tahu takdir-ku, tetapi aku tahu hak-ku untuk berhasil.

(Crouching Neglects, Hidden Mistakes )

Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari seberapa besar dan tinggi daratan impian yang bisa kita capai di akhir perjalanan;
tetapi keberhasilan kita - terutama dinilai dari kualitas dari perjalanan kita.
Maka,
Bila kita menjaga kualitas perjalanan harian kita, maka kapan pun perjalanan itu berakhir - perjalanan kita akan berakhir dengan baik.

(Hero-The Adorable Qualities in You)

Bila Anda tidak membebaskan pikiran Anda, Anda tidak mungkin mencapai pengertian yang sebenarnya.
Maka pantaslah bila kita menemukan lebih banyak orang yang tidak mengerti -
bahkan mengenai hal-hal yang paling sederhana yang bisa memperbaiki kualitas hidup mereka.

Mungkin, mereka memperburuk suasana di gua pikiran mereka - dengan membiarkan kekhawatiran, kedengkian, dan nafsu - berkembang besar dan kuat dan menentukan bentuk dan warna dari kata-kata yang boleh mereka dengar.
Itu sebabnya,

Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik - agar hanya kebaikan-lah yang tersisa dalam pikiran kita.
Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita - maka baik-lah pengertian kita.

(Clarity of Understanding)

Tidak mungkin tercapai sebuah keberhasilan usaha tanpa sebuah perbedaan yang signifikan.
Itu sebabnya,
Perbedaan hanya mungkin dihasilkan oleh pikiran dan sikap yang berbeda.
Karena,
Pikiran dan sikap yang berbeda akan menghasilkan keterampilan dan kesungguhan untuk menyelesaikan yang berbeda pula.
Keterampilan yang prima tetapi tidak dituntut oleh kesungguhan untuk menyelesaikan - hanya akan menghasilkan potensi-potensi yang masih harus kita sebut sebagai 'rencana'.
Ingatlah, bahwa sebuah rencana tidak akan meninggalkan sifatnya sebagai potensi, bila kita tidak menyelesaikannya.

Maka, mulai hari ini bedakanlah pikiran Anda melalui penajaman reaksi logis Anda terhadap masalah dan kesulitan.
Lalu, bedakanlah sikap Anda melalui peningkatan kualitas dari reaksi emosional Anda terhadap semua kejadian di sekeliling Anda.
Dengannya, mudah-mudahan Anda dan organisasi Anda mencapai perbedaan yang signifikan itu.

(Significant Difference)

Dia yang tidak menunda yang tidak penting,
akan menjadi pribadi yang tidak penting,
yang perasaannya terseret-seret
saat melihat orang yang tidak sehebat dirinya
tampil cemerlang di tempat yang lebih tinggi.

Perhatikanlah, bahwa bila kita tidak memperhatikan yang penting-penting,
hidup kita akan dipenuhi yang genting-genting

(Take A Bow)

Sebetulnya, setiap orang dibatasi oleh sesuatu.
Batasan itulah yang menjadikan seseorang sebagai pribadi yang bebas, atau yang terpenjara.

Tidak ada pribadi yang terbebas dari batasan.
Setiap orang dibatasi oleh sesuatu, sehingga yang kita sebut sebagai kebebasan adalah sebetulnya kualitas hidup yang baik - yang berada dalam batasan-batasan yang membuatnya masih disebut sebagai pribadi yang baik.

Kebebasan sebetulnya - berada dalam kebaikan.
Hanya orang-orang yang hidup dalam kebaikan yang bisa disebut bebas; sedang mereka yang melampaui batas kebaikan - akan masuk ke wilayah yang mengharuskannya berjaga-jaga bahkan terhadap orang yang paling dipercayainya.
Bukankah sering terjadi - seorang penjahat meminta bantuan seorang yang luhur untuk menjadi penengah dalam perselisihan antara sesama orang jahat?

(I Want to Break Free)

Ukuran keberanian yang sesungguhnya, bukan berada pada keberanian kita untuk mati, tetapi pada keberanian kita untuk hidup dengan penuh - menyambut apa pun yang datang menghampiri kita, dan menjadikan itu semua kebaikan bagi kita dan orang lain.

(Life By Design, Mario Teguh)

Apapun yang terjadi – yang Anda yakini adalah kekuatan Anda
Apapun yang terjadi – Anda harus tetap pada tujuan Anda
Apapun yang terjadi – yang Anda yakini adalah yang akan terjadi

(No Matter What, What You Believe is True )

Bila Tuhan berkenan, Beliau akan menjadikan kita apa pun yang kita mohonkan dari Beliau.

(Mengundang Campur Tangan Tuhan )

Melakukan
adalah isi dari kehidupan kita,
Itu sebabnya hidup yang diisi dengan melakukan banyak hal akan menjadi hidup yang penuh rasa percaya diri,
melangkah dari satu terobosan ke terobosan berikutnya.

(Five Mental Switches To The Next Logical Steps)

Dan dia yang kesibukannya adalah merajut permadani dengan benang yang terbuat dari serat-serat otot dan otaknya, dengan pola dan corak warna-warni impiannya,...
telah mencapai bentuk tertinggi dari kehidupannya

(Dream Racer)

Keanggunan adalah kualitas kebintangan,
karena keanggunan adalah sebutan kita bagi bentukan dari
kesetiaan pada sikap-sikap yang baik.

Keanggunan adalah sikap penuh hormat
Yaitu kemampuan untuk meletakkan diri sendiri dan
orang lain pada tempat-tempat yang baik.

(The Grace of Star)

Tidak ada hal buruk yang bisa menjadi kebaikan.

Janganlah engkau berlaku seolah melihat fatamorgana, dan menganggap bahwa keburukan dapat diubah menjadi kebaikan.

Keburukan tidak bisa diubah menjadi kebaikan.

Hanya dengan meninggalkan keburukan, engkau akan berada di wilayah yang baru, yang mudah bagi kebaikan untuk mengisi hati mu.

Hanya dia yang belum mengerti yang masih menyisakan kursi di hatinya bagi keburukan, dan meyakini suatu ketika keburukan itu akan menjadi kebaikan.

Keburukan adalah keburukan, dan kebaikan adalah kebaikan.
Hanya dengan meninggalkan keburukan, kita sampai kepada kebaikan.

(You Are As Honorable as What You Do)

Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang karena yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan

Tetapi janganlah hanya melakukan. Jangan hanya bekerja. Kerjakanlah sesuatu yang berguna. Dan yang berguna itu, bukan hanya berguna untuk Anda, tetapi terutama yang berguna untuk orang lain.

Seperti seorang guru playgroup, yang menunda tidurnya di malam hari, untuk menyiapkan pelajaran yang menarik dan mencerahkan bagi anak-anak kecil yang masih mudah menangis itu
sebetulnya dia tidak melakukan sesuatu yang hanya penting baginya.

Dia membuat persiapan dengan penuh kasih sayang itu untuk keuntungan bayi-bayi yang agak dipaksa bersekolah oleh orang tua mereka.

Tetapi bila dia ingin menjadi guru taman bermain yang berhasil, atau menjadi apa pun yang cemerlang. Itulah satu-satunya cara; yaitu bekerja keras untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain, sebanyak mungkin orang lain.

Sahabat menjadikan kehidupan kita penting, karena tanpa keberadaannya nilai kita kurang

Anda penting hanya karena Anda penting bagi orang lain

Ketahuilah bahwa kehidupan ini adalah perayaan bila Anda memasukinya dengan semangat untuk merayakan.

Baju baru dengan kepribadian lama tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan baju lama dengan kepribadian yang baru

(You’ve Got a Friend)

Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita
Maka temukanlah semua definisi baik tentang persahabatan, dan mulai saat ini gunakanlah pengertian-pengertian baik itu dalam sikap dan perilaku Anda - untuk menjadi sahabat yang terbaik bagi diri Anda sendiri

Seorang sahabat adalah jiwa yang sama dalam dua badan yang berbeda.
Maka pribadi yang menjadi sahabat bagi dirinya sendiri adalah sahabat yang terbaik.

Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita.

Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan.

Senin, 06 Juni 2011

Menghargai Hari ini

Hal apa pun yang terjadi di dunia ini menyerupai aliran air di sungai, yang setiap saat setiap detik selalu terjadi beraneka ragam perubahan.
Namun di masa kini masih terdapat banyak sekali orang yang tidak mengerti akan bagaimana memanfaatkan sebaik-baiknya hari ini, dan tidak menghargai kesempatan berharga yang telah terpampang di depan mata.
Malah justru mencemaskan apa yang akan terjadi pada dirinya sendiri di masa mendatang nanti. Sesungguhnya waktu sama sekali tak identik dengan uang yang dapat kita tabung sebagai persediaan bila kita membutuhkannya. Yang dapat kita manfaatkan adalah waktu yang seketika ini yang telah diberikan kepada kita, yaitu hari ini, dan sekarang ini.
Di zaman dahulu kala di negeri Tiongkok ada seorang biksu kecil yang tugasnya adalah menyapu halaman kuil hingga bersih. Setiap hari dia harus bangun pagi-pagi sekali.
Sebenarnya halaman kuil sudah sangat bersih, satu- satunya yang perlu disapu adalah dedaunan kering yang rontok dan berserakan dimana-mana. Bangun di pagi hari untuk menyapu rerontokan daun adalah tugas yang sangat menyengsarakan.
Lebih-lebih lagi di saat peralihan musim gugur dan musim dingin setiap tahunnya. Dedaunan beterbangan memenuhi angkasa mengikuti tiupan angin dalam jumlah yang sangat banyak.
Dibutuhkan waktu yang sangat lama setiap paginya untuk dapat membersihkan halaman kuil dari dedaunan tersebut, hal ini sangat memusingkan kepala si biksu kecil, ia terus menerus memikirkan suatu cara yang bagus agar dirinya bisa agak santai.
Kemudian ada seorang bikshu di kuil tersebut yang menganggap dirinya sendiri sangat cerdas, ia berkata pada si biksu kecil, “Besok sebelum kamu mulai menyapu, gunakanlah tenaga yang kuat untuk menggoyang-goyangkan pohon-pohon itu terlebih dulu. Agar semua dedaunan rontok. Bukankah dengan begitu lusa kamu sudah tidak perlu menyapu dedaunan lagi?”
Begitu mendengar perkataan tersebut si biksu kecil lantas berpikir bahwa cara tersebut adalah cara penyelesaian yang baik dan tuntas untuk selama-lamanya.
Maka keesokan paginya ia menggoyang setiap pohon dengan segenap kekuatannya, dengan demikian ia mengira bisa menyapu bersih semua rerontokan dedaunan yang jatuh pada hari ini dan sekaligus juga semua daun yang akan rontok keesokan harinya, sepanjang hari itu ia amat girang.
Namun keesokan paginya ketika si biksu kecil itu pergi ke halaman untuk melihat- lihat, ia segera tertegun : halaman itu masih seperti sedia kala, penuh dengan dedaunan yang rontok yang berserakan di mana – mana.
Ketika itu pula sang kepala biara melewati tempat itu, beliau melihat keadaan si biksu kecil yang menjadi murung. Setelah menanyakan dengan jelas duduk perkaranya, beliau pun berkata pada si biksu kecil, “Anak bodoh, seberapa pun besar tenaga yang telah kau kerahkan, keesokan harinya dedaunan itu masih tetap akan rontok juga.”
Setiap kejadian semuanya adalah kehendak dari Langit. Terdapat sangat banyak kejadian di dunia ini yang tidak bisa kita percepat lebih awal agar terjadi sekarang.
Memanfaatkan dengan sebaik-baiknya hari ini merupakan sikap menghadapi kehidupan yang paling tepat. Sebenarnya kehidupan ini tidak terlalu banyak memerlukan pengaharapan atas hari esok. Karena pada hakikatnya hari esok itu masih penuh dengan ketidakpastian yang tidak dapat dijelaskan.
Besok, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi, bagaimana perubahan di dalam lingkungan di sekitar kita. Karena gambaran di dalamnya itu samar-samar, menyebabkan orang sulit menyadari, sulit memahami dan sulit untuk diraba.
Jika seseorang semata- mata hanya mengharapkan esok hari, maka ia bisa tanpa disengaja memboroskan hari ini dengan sia-sia. Mencampakkan hari ini begitu saja, melepaskan kesempatan yang berharga, sehingga membuat waktu yang begitu indah dari hari ini terlewatkan sambil lalu dengan sia – sia.
Hanya waktu pada hari ini, yang benar-benar nyata. Rel kehidupan di hari ini membuat semua keberhasilan dan kegagalan yang dicapai kemarin menjadi tidak berarti, hari ini bisa menghapus air mata dan kepedihan yang dialami kemarin, membuat cita-cita kemarin terwujud pada hari ini.
Bisa memanfaatkan hari ini dengan sebaik mungkin berarti telah benar-benar menghargai titik terpenting dari waktu, telah menanamkan benih ketulusan dan kebaikan di tanah yang subur pada hari ini, baru dapat memperoleh suatu akhir yang bahagia di kemudian hari.
Menghargai hari ini, Anda tidak akan menyia-nyiakan waktu. Menghargai hari ini, Anda tidak akan melewatkan kesempatan dan nasib. Menghargai hari ini barulah Anda benar-benar menyayangi jiwa Anda sendiri. Menghargai hari ini, Anda baru akan bisa mendapatkan kehidupan yang kaya dan tanpa penyesalan.

Sabtu, 04 Juni 2011

kalimat pendek penuh makna

"ilmu yg tiada di amalkan adalah kosong dan pekerjaan yg tiada di selesaikan adalah sia-sia"

"berbahagialah org yg mendapat hikmat dan pengetahuan karena hal itu lebih berharga dari pada batu permata"

"jangan bersenang hati jika melihat org yg membencimu mendapat kesusahan"

"jangan cepat-cepat memberi maaf kepada org yg telah melukai hatimu, apabila kau cepat memberinya maaf engkau akan di remehkan org"

"jika kita tdk memiliki apa yg kita sukai, kita mesti menyukai apa yg kita punyai"

"jika kamu tdk dpt mncapai tujuanmu melaui satu jalan, berusahalah mencarinya dg jalan lain"

"jangan membuang waktu semenitpun untuk memikirkan org2 yg tidak kita sukai"

"jikalau anda hendak menghilangkan kekikiran dan kerakusan, maka anda harus memusnahkan dulu ibunya, yaitu kemewahan"

"jadikanlah dirimu sbagai lautan yg luas, apapun kejadian itu harus di terima dengan tawakal & dengan iman yang tebal"

"Sahabat yang sejati menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi saudara dalam kesukaran"

"jangan biarkan lidahmu memotong lehermu sendiri"

"jangan melupakan pengalaman2 , itu dapat menjadi penuntun di kemudian hari"

"Kegagalan adalah celaka kecil dan putus asa adlah celaka besar"

"Kalau kehormatan menjadi pakaianmu, maka ia akan tahan seumur hidup, tetapi kalu pakaianmu itu menjadi kehormatanmu maka ia akan robek dengan cepat"

"didalam percintaan hanya permulaan yg menarik, itulah sebab banyak orang yg sering memulai kembali"

"diantara hal-hal yg diperjualbelikan, cinta tiruan lebih mahal harganya"

"godaan senantiasa menghalangi setiap org untuk berbuat baik, maka dri itu tajamkan diri dari setiap pengaruh"

"gagal dalam perjuangan belum tentu berarti kemunduran"

"Hidup tak ada harganya bagi org yg tak mempunyai seorangpun kawan sejati"

"haari bekerja u/ si pemalas adalah besuk, hari liburnya ialah hari ini"

"Hati-hatilah dengan berjanji karena hal itu akan menjadi ukuran sampai dimana keluhuran budimu"

"Hidup miskin dan melarat adalah suatu ujian bagi manusia yang ingin menaiki tangga sukses"

"lebih baik melarat dg hormat dari pada kaya tapi terhina"

"Mengerti dan memaklimi segala-galanya membuat org menjadi pemaaf dan penyantun"

"Orang baik ialah orang yang malu jika perkataan y melebihi perbuatannya"

"Obat yg paling mujarab untuk menghilangkan kecemasan adalah kpercayaan kepada agama"

"Peliharalah dengan baik cita-citamu dg baik, karena bila cita-citamu sudah padam maka samalah artinya dengan mati"

"Perkataan yang menyenangkan bagaikan sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang"

"tiap bertambah ilmuku, bertambah pula aku kenal kebodohanku"

"Hati yg tenang menyegarkan tubuh, tapi iri hati membusukkan tulang"

"Waktu dapat menjadikan kita bahagia,akan tetapi waktu pun juga dapat menjadikan kita menderita"

"Barang siapa memelihara mulutnya & lidahnya, maka ia telah membebaskan dirinya dari kesusahan"

"berpikirlah hari ini dan berbuatlah hari esok"

"Barang siapa yg menyumbat telinganya akan tangisnya org miskin, maka iapun kelak akan berteriak, tetapi tiada yg mendengar akan suaranya"

"Bila pergi membawa bekal, bila mati membawa amal"

"Betapapun bijaksananya mereka tetapi menjadi tolol di kala bercinta"

"Bila anda ingin jujur kpda orang lain, jujurlah terlebih dahulu terhadap diri sendiri"

"cinta yg paling sejati adalah cinta yg terdiri dr dua org saja & tdk ada tempat lagi bagi org ketiga"

"cinta itu bukan sumber bahagia, tetapi ketiadaan cinta adalah sumber derita"

"cinta itu bagaikan api, ia tdk boleh di permainkan, bila di permainkan akan membakar diri anda sendiri"

"cinta adlah sesuatu hal yg aneh, jika manusia menggenggamnya trlalu longgar, maka ia akan lari"

"cinta yg mengadakan pertemuan dan cinta pulalah yg membuat perpisahan"

"cinta yg di mulai dengan api semangat yg membakar, sering kali berakhir dg dingin dan beku"

"cemburu adalah dinding antara cinta dan benci"

"cinta hati itulah yg sekuat-kuat cinta, tetapi cinta mata tak dapat menahan panas dan hujan"

"cinta membuat org lemah menjadi kuat, dan org kuat menjadi lemah"

"cintailah kekasihmu selamanya, namun Tuhan jualah yg harus menumpahkan rasa kasih dan cinta selama kau hidup"

"cinta adlah perasaan tarik menarik di dalam hati dua manusia yg berlainan jenis untuk saling merasakan suka duka masing-masing"

"cinta sejati itu seprti hantu, hampir semua org membicarakannya tp hanya sedikit orang yg pernah menjumpainya"

"cintailah Tuhanmu, dan Ia akan tinggal denganmu. Taatilah Tuhanmu dan Ia akan memperlihatkan rahasia kebenaran yg sejati"

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons